KristoImmanuel beberapa kali terkena ganasnya Mang Ade Londok yang saat itu memberikan sebuah pantun dan ingin dibalas olehnya. Baru dirinya ingin membuat sebuah pantun, duta promosi kuliner tersebut langsung ngegas gaes. "AN**NG" kata Mang Ade Londok. Semua orang termasuk Bimo dan Gilang Dirga pun langsung tertawa mendengar hal tersebut gaes.
Pantunterdiri dari empat larik, dan setiap larik terdiri dari 4-6 kata atau 8-12 suku kata, dimana baris pertama dan kedua merupakan sampiran sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun. Baca juga: Pengertian Prosa Ciri-Ciri Pantun Pantun memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan jenis puisi lama lainnya.
Talibunatau pantun genap, yaitu pantun yang jumlah barisnya 6, 8, 10, dan 12 baris. Pantun ini berfungsi sebagai alat penghubungan mesra, misalnya percintaan, berolok-olok, berkelakar, nasihat, dan sebagainya. Syarat-syarat talibun sebagai berikut. Jumlah barisnya dalam satu bait adalah genap, yaitu 6, 8, 10, 12 baris.
Fast Money. Berbalas Pantun – Pantun merupakan puisi lama dari Melayu yang masih populer di kalangan masyarakat luas. Misalnya saja masyarakat Melayu Deli yang berada di Sumatera Utara yang sampai saat ini masih melestarikan seni berbalas pantun. Dalam kehidupan orang Melayu pantun berperan sebagai sarana penyampaian pesan yang berisi norma sosial masyarakat dan nilai budaya. Karena peran sosialnya lah pantun terus dilestarikan hingga saat ini. Dalam berbagai acara dapat ditemukan dua orang yang saling membalas pantun misalnya dalam acara pesta perkawinan. Biasanya sebelum acara pernikahan ataupun ketika bersanding di pelaminan, pihak mempelai perempuan akan saling membalas pantun. Sebuah pantun yang memiliki makna dan tujuan tertentu yang diucapkan dengan saling membalas disebut pantun berbalas. Pantun ini merupakan salah satu wujud karya sastra lama yang digunakan untuk saling berinteraksi atau sahut menyahut dengan orang lain. Saling membalas pantun setidaknya harus dilakukan oleh dua orang dimana pantun yang dilontarkan harus dijawab oleh yang mendengar. 1. Pantun Jenaka Pantun jenaka merupakan salah satu jenis pantun yang berisi lelucon atau kata-kata jenaka yang berfungsi untuk menghibur pendengarnya. Sama seperti pantun pada umumnya, satu bait pantun jenaka terdiri dari empat baris dengan 8 sampai 12 suku kata. Dengan dua baris pertama sebagai sampiran dan dua baris terakhir sebagai isi, pantun jenaka harus membuat pendengar terhibur. Pantun jenaka dapat digunakan untuk saling membalas pantun. Orang pertama yang melontarkan pantun jenaka harus dibalas juga dengan pendengar dengan menggunakan pantun jenaka. Berikut contoh pantun jenaka untuk saling membalas pantun. Beli suling jangan dipetik Beli tandu buat membopong Memang Neng Keliatan Cantik Tapi sayang giginya ompong Balasan Sore-sore main pimpong Jangan main sama yang rempong Biarlah gigi Neng ompong Dibanding abang kaya kuali gosong Baca Juga Ciri Ciri Pantun 2. Pantun Teka-teki Salah satu pantun yang dapat digunakan sebagai permainan dalam berbalas pantun yaitu pantun teka-teki. Ciri dari pantun ini yaitu adanya pertanyaan yang terletak diakhir pantun yang tentunya menarik untuk dijawab. Selain itu pantun teka teki dapat dijadikan sarana edukasi bagi anak-anak. Karena berisi pertanyaan, tentunya pantun teka-teki diakhiri tanda tanya pada akhir kalimatnya. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga bisa memainkan permainan karya sastra ini. Berikut contoh saling membalas pantun teka-teki. Balasan Benda antik barang langka Jika hilang bikin ngamuk Tidak gelisah adek menerka Tentu jawabannya pasti nyamuk 3. Pantun Cinta Pantun cinta merupakan pantun yang paling digemari oleh anak muda karena berisi ungkapan sayang kepada seseorang yang dikasihi. Selain terkesan romantis, pantun cinta dapat dijadikan sarana komunikasi yang penuh canda tawa sehingga tidak membuat pasangan menjadi bosan. Biasanya pantun cinta yang diucapkan terdiri dari 4 baris yang isinya mengungkapkan perasaan sang pelantun kepada pendengar. Agar lebih padu tentunya pantun yang diucapkan sebaiknya berirama a-a-a-a atau a-b-a-b. Berikut contoh pantun cinta untuk saling membalas pantun. Pakai baju baru di robek batu Diperbaiki makan waktu Cinta abang cukuplah satu Hanya untuk neng sepanjang waktu Balasan Beli tas merah tanpa pikir Dipakai belanja dicuri orang Mulai sekarang sampai akhir Sayang neng juga buat abang seorang 4. Pantun Nasehat Saling berbalas pantun nasehat tentunya dapat dilakukan sebagai sarana hiburan yang komunikatif dengan sesama. Seperti namanya, pantun nasehat mengandung nasehat atau arahan yang bertujuan untuk mengarahkan seseorang. Dalam pantun nasehat terdapat 4 baris yang menjadi sampiran dan isi. Isinya yang menasihati tentunya tidak akan menyinggung perasaan seseorang yang mendengarnya. Agar lebih padu, pantun nasehat harus memiliki irama dengan pola a-a-a-a atau a-b-a-b. Berikut contoh pantun nasehat untuk saling membalas pantun. Makan singkong ditemani talas Tapi gula pun tak punya Lelah hati menjadi orang yang malas Bagaimana bisa tuk merubahnya Balasan Bikin tugas dikira plagiat Padahal nugas tak kenal malas Yang utama tentunya niat Perbaiki diri tuk tak malas 5. Pantun Dagang Pantun yang digunakan untuk menggambarkan nasib atau keadaan diri yang tidak seberuntung orang lain disebut dengan pantun dagang. Biasanya pantun ini diungkapkan oleh seseorang yang berada di tanah perantauan dan rindu akan kampung halamannya. Karena mengungkapkan perasaan pelantunnya, pantun jenis ini biasanya sarat akan kesedihan atau kerinduan yang mendalam. Biasanya pantun dagang dibuat dalam 4 baris dalam setiap baitnya dengan pola rima a-a-a-a atau a-b-a-b d. Berikut contoh pantun dagang untuk saling berbalas pantun. Kucing ketabrak tak sampai mati Lari kencang sembunyi saja Mengapa abang sedih hati Dari tadi bermuram durja Balasan Hidup baik agar berarti Dilakukan jangan lalai Bagaimana tak sedih hati Hendak pulang apa daya tak sampai 6. Pantun Anak Pantun anak merupakan pantun yang menggambarkan kehidupan anak-anak yang biasanya berisi kegembiraan. Tidak hanya kegembiraan, pantun anak-anak juga bisa berisi kesedihan atau bahkan kesenangan anak-anak ketika belajar dan bermain. Tentunya pantun ini sangat cocok diutarakan oleh anak-anak. Karena untuk anak-anak tidak heran bila pantun ini berisi edukasi yang dapat membangun anak. Sama seperti sebelumnya, pantun anak juga terdiri dari 4 baris dalam setiap baitnya dengan gaya bahasa yang telah disesuaikan. Berikut contoh pantun anak-anak untuk saling membalas pantun. Ada Simba penguasa rimba Yang tidak bisa kalah dari kalian Hari libur telah tiba Pasti seru jika bepergian Balasan Kura-kura berlari pelan Berlari dengan penuh canda Tentu seru jika bepergian Apalagi sama ayah bunda 7. Pantun Perpisahan Hal yang tidak bisa dihindari setelah pertemuan yaitu perpisahan dengan orang yang dikasihi entah itu teman, sahabat atau bahkan keluarga. Terkadang sulit untuk mengungkapkan kata-kata perpisahan secara langsung sehingga pantun perpisahan cocok untuk menggambarkan perasaan sedih yang muncul. Karena seringkali sarat akan kesedihan, biasanya pantun perpisahan sering digunakan untuk berbalas pantun saat perpisahan sekolah. Isinya yang sedih membuat pantun ini terkadang enggan untuk diucapkan. Berikut contoh pantun perpisahan untuk saling membalas pantun. Pisau tumpul harus diasah Gagang patah malah ketawa Sungguh berat ketika harus berpisah Meninggalkan canda dan tawa Balasan Kakek tua jalan pakai tongkat Lupa cara buka pintu Walau bertemu dalam waktu singkat Jangan lupakan kenangan indah itu 8. Pantun Pahlawan Pantun kepahlawanan atau biasa yang disebut sebagai pantun pahlawan merupakan pantun yang diungkapkan untuk mengenang jasa pahlawan. Biasanya pantun ini berisi perjuangan dan semangat seorang pahlawan ketika berada di medan perang. Pada saat ini pantun pahlawan digunakan untuk menghargai jasa para pahlawan dan membuat penerus bangsa memiliki nilai-nilai nasional. Selain itu pantun ini juga bisa membakar semangat muda para penerus bangsa. Berikut contoh pantun pahlawan untuk saling membalas pantun. Beli pesawat bentuk mini Dilempar jauh ke angkasa Bangga diri melihat ini Bagaimana sikap cinta pada bangsa Balasan Pergi kemana air bermuara Mengalir deras tak tersisa Kalau cinta bangsa negara Mari berjuang untuk bangsa 9. Pantun Agama Salah satu pantun yang bisa dijadikan nasehat dan pedoman dalam menjalani hidup yaitu pantun agama. Dalam pantun agama, kata-kata nasehat yang mengandung nilai dan prinsip keagamaan menjadi pokok utamanya. Untuk berbalas pantun juga dapat menggunakan pantun ini. Tidak hanya berisi pengetahuan akan agama,pantun ini juga memuat larangan yang tidak boleh dilakukan menurut agama. Dengan adanya pantun ini diharapkan bisa mendorong seseorang untuk berbuat baik dan tidak melanggar aturan agama demi kepentingan diri sendiri maupun orang lain. Berikut contoh pantun agama untuk saling membalas pantun. Masa lalu bukan dikenang Masa depan tak ada yang tahu Bagaimana bisa hidup tenang Coba jelaskan jika tahu Balasan Menangis tidaklah kalah Tidak juga membuat redup Berdoa kepada Allah Niscaya bisa tenang hidup 10. Pantun Adat Tidak hanya sebagai ciri khas bangsa, pantun juga dapat menjadi jati diri bangsa itu sendiri. Pantun tersebut disebut sebagai pantun adat. Dalam pantun adat, gaya bahasa yang digunakan kental akan unsur kebudayaan sehingga bernuansa kedaerahan. Karena Indonesia merupakan negara multikultural, pantun daerah yang ada sangatlah beragam tergantung dari mana pantun tersebut dibuat. Tentunya pantun adat dibuat seperti kebanyakan pantun pada umumnya dengan gaya bahasa yang berbeda. Berikut contoh pantun adat untuk saling membalas pantun. Di rawa banyak buaya Di hutan ketemu rakun Indonesia kaya budaya Bagaimana bisa hidup rukun Balasan Pohon rindang penuh daun Daun hijau kelihatannya Tentulah bisa hidup rukun Dengan hormat pada budaya 11. Pantun Suka cita Pantun yang berisi penuh kata-kata suka cita atau kegembiraan di dalamnya merupakan contoh pantun suka cita. Sesuai namanya, pantun ini mengekspresikan kegembiraan sang penulis yang ingin didengar oleh banyak orang. Tidak seperti pantun perpisahan, pantun ini banyak digemari oleh banyak orang khususnya anak-anak. Untuk menggambarkan kebahagian, seorang penulis pantun harus menuliskan apa yang ada dalam hatinya pada baris ketiga dan keempat. Ini karena pada baris pertama dan kedua merupakan sampiran yang tidak saling terikat. Berikut contoh pantun suka cita untuk saling membalas pantun. Indonesia negara Asia Banyak binatang dan pohon buah Hati senang penuh bahagia Ayah pulang membeli hadiah Balasan Beli ibuku masak di gramedia Baca buku biar hilang malas Tentu hati adik penuh bahagia Dapat mainan karena naik kelas 12. Pantun Duka cita Pantun yang berisi penuh kata-kata duka cita atau kesedihan hati di dalamnya merupakan contoh pantun duka cita. Sesuai namanya, pantun ini mengekspresikan kesedihan sang penulis yang ingin didengar oleh banyak orang. Karena menonjolkan kesedihan penulis, pantun duka cita hampir sama seperti pantun perpisahan. Untuk menggambarkan kesedihannya, seorang penulis pantun harus menuliskan apa yang ada dalam hatinya pada baris ketiga dan keempat. Ini karena pada baris pertama dan kedua merupakan sampiran yang tidak saling terikat. Berikut contoh pantun duka cita untuk saling membalas pantun. Kesedihan hanya angin lalu Terdiam hening tanpa bunyi Menangis tersedu hati pilu Melihat ayah pergi dalam sunyi Balasan Kesedihan datang tak terbantah Cepatlah pergi jangan kembali Sedih hati melihat ayah Yang tak tahu kapan kembali Baca Juga Pantun Anak Anak 13. Pantun Perkenalan Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk berkenalan dengan orang baru salah satunya yaitu melalui berbalas pantun. Pantun perkenalan merupakan salah satu jenis pantun remaja untuk memperkenalkan diri atau bertanya identitas diri kepada seseorang. Berikut contoh pantun perkenalan untuk saling membalas pantun. Siang hari lihat pengumuman Berdiri kuat sebisanya Niat hati ingin berkenalan Siapa gerangan namanya? Balasan Kalau lapar tinggal makan Kalau asing tinggal kenalan Tiada sungkan diucapkan Lala namanya mari berteman Pantun merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang harus dilestarikan. Apalagi saat ini, sudah jarang sekali orang yang melakukan kegiatan saling membalas pantun. Demikianlah penjelasan singkat mengenai berbalas pantun yang merupakan tradisi kuno yang populer hingga saat ini. Saling membalas pantun merupakan bentuk komunikasi atau pertunjukan yang mengandung nilai budaya, religi maupun estetika yang dikemas sedemikian rupa.
Pantun Perkenalan Berteman Terbaru Lucu, dan Menghibur Bisa untuk Teman, Gebetan dan Sahabat akan saya sajikan buat sahabat semua. Berhubung sekarang berada di zona lockdown atau kegiatan yang dipusatkan dari rumah maka pada kesempatan ini saya akan berbagi kumpulan bait Pantun Perkenalan saja, selain sebagai hiburan juga untuk membuang rasa jenuh saat berada di rumah. Nah, bagi sahabat yang gemar berpantun maka bisa membagikan karyanya kepada saya dengan mengirimkan pantun tersebut dalam bentuk dokumen Ms. Word ke alamat Email pelajarpost Nantinya pantun buatan sahabat akan saya publhikasikan di Blog Mediasiana. Lumayan buat hiburan dan koleksi untuk sahabat kita yang lainnya. Sesuai dengan judul artikel diatas maka akan saya bagikan kumpulan Pantun Perkenalan yang bisa kalian nikmati secara gratis dibawah ini. Namun, sebelumnya saya minta kalian untuk berkenan menshare artikel ini ke akun sosial media kalian agar sahabat yang lainnya bisa mengetahui dan membaca koleksi Pantun Perkenalan kali ini. Pantun Perkenalan Koleksi Terbaru Buah Naga Buah Pepaya Dimakannya di waktu Sore Ini perkenalkan diri saya Orang yang paling Oke. Berburu kancil di tengah hutan, Kancil di dapat dibawa paman, Salam kenal wahai teman-teman, Assalamualaikum aku ucapkan. Makan siang lauknya bakwan Bakwan di makan bersama sambal Senang hati bisa berteman, Dari Surabaya saya berasal. Sungguh luas Pulau Kalimantan Salah satu pulau yang banyak hutan, Ceritalah wahai kawan, Berapa lama kamu di perantauan. Pergi liburan ke Banjarmasin Disana ada Patung Bekantan Alangkah senang bisa berkenalan Banyak suadara kita berkawan. Pergi ke Pasar bersama Mantan Mantan Cantik terlihat Rupawan Salam manis hai kalian Saya disini hendak berteman. Pohon mangga ada sarang semut Rangrang Telur semut rangrang dijadikan umpan Saya tinnggal dari Desa Seberang Pantun Perkenalan Teman Sekolah Berikut ini adalah koleksi Pantun Perkenalan Terbaru yang sengaja saya buat di bulan puasa untuk sahabat tercinta yang sudah setia membaca artikel yang ada di Mediasiana. Semoga dengan hadirnya Pantun ini bisa menjadi hiburan tersendiri dirumah bagi kalian para hobi pengoleksi sekalius penikmat pantun. Pergi Ke Kantin di Pagi Hari Pergi bersama dengan si Paman Eh, kita bertemu di tempat ini Semoga kita bisa berteman. Jalan-jalan ke Kota Jakarta Singgah sejenak di Taman Mini, Assalamualaikum semuanya Izinkan saya memperkenalkan diri. Sungguh tipis bentuknya kipas Kipas di pinjam si kaka ipar Saya berdiri di depan kelas Untuk memperkenalkan diri sebentar. Ke pasar beli sendok dan garpu, Melihat rotan dijadikan tongkat, Sejak di sekolah tadi kita bertemu, Semoga kelak tetap menjadi sahabat. Sungguh enak buah Nangka, Nangka dimakan manis rasanya, Nama saya Anis Kurnia, Saya berasal dari Jakarta. Ambil kayu jadikan jembatan, Jembatan dijadikan sebgai penyebrangan Merantau jauh ke pulau Kalimantan, Belajar bersama dengan kalian. Putih-putih warna burung merpati, Merpati suka terbang tinggi di udara, Saya bernama Laila Nurul Fitri, Salam kenal buat teman semua. Siang hari menjemur kayu, Basah kembali ditimpa hujan, Saya disini adalah murid baru, Semoga bisa menjalin Juga 200 Pantun Hari Selasa Penuh Semangat150 Pantun Hari Rabu yang Menghibur150 Pantun Hari Minggu Bikin Kamu Semangat Hidup Pantun Perkenalan di Sekolah Tentunya para penikmat pantun akan merasa puas dengan adanya gagasan baru dengan varian bait yang berbeda dari pantun terdahulu apalagi mengikuti perkembangan jaman. Nah, pantun yang saya sajikan ini juga bervarian dan bisa digunakan untuk media perkenalan baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan. Pergi berlibur ke Pulau Karimun, Pulangnya membawa anak ikan hiu, Hai teman-teman sekalian, Perkenalkan saya anak mahasiswa baru. Sungguh manis rasanya gula batu, Sungguh pahit rasanya Empedu Salam manis dari saya, si anak serdadu Putra Tabalong yang suka membantu, Berjalan kaki si mamah muda, Sampai di rumah membawa ketan, Ini adalah hari pertama saya, Belajar bersama dengan kalian. Air deras di sungai waru, Sungainya indah dan banyak batu, Maklumi saya yang masih malu-malu, Wajar saja namanya si murid baru. Tumbuh subur pohon cempaka, Pohon bagus namanya Mahoni, Terima kasih atas waktunya, Izinkan saya memperkenalkan diri. Melarutkan rakit di sungai tempaiyan, Rakit dilarukan mulai dari bagian hulu, Assalamualaikum saya ucapkan, Buat kalian teman-teman baruku. Bersihkan rumah dengan sasapu, Agar hilang sampah di halaman, Halo kamu orang baru, Bolehkan kita berkenalan ? Tong sampah banyak terdapat kuman, Jangan letakkan di tempat jualan, Demi menjalin keakraban, marilah kita saling kenalan. Susu manis yang kekentalan, Celupkan dengan roti bolu, Sesungguhnya aku hendak kenalan, Namun hati masih malu-malu. Pergi ke pasar membeli ketan, Ketan dicampur dengan durian, Dari saya Salam di haturkan, Semoga kita bisa berkenalan. Australia punya Kangguru, Kalimantan punya beruang madu, Kalau sudah kuberi tahu akan namaku, Bolehkah ku tahu siapa namamu ? Hendak mencari ikan hari dah petang, Tepikan sampan punya bapak nelayan, Tak kenal maka tak sayang, Marilah kita berkenalan. Hari Raya idul adha memotong sapi, Sapi dipotong di pagi hari, Demi menjalin silaturahmi, Biarkan aku perkenalkan diri. Anak pak Lurah sungguhlah sopan, Tamu datang hidangkan makanan, Lebih baik memperbanyak teman, Untuk itu marilah bersalaman. Lihat gemasnya wajah si bayi ini, Senyumnya elok lucu sekali, Tak ada guna mengasingkan diri, Berkenalan lebih bermanfaat lagi. Tengah hari memeras tebu, Tebu diperas dengan ibuku,, Kalau boleh saya tahu, Siapakah kiranya gerangan namamu ? Kekar badannya bapaknya Alan, Suka sekali makan sagu, Salam santun persahabatan, Perkenalkan aku orang baru. Jalan berlubang sungguhlah rawan, Jangan di injak ketika hujan, Salam sapa aku ucapkan, Semoga sudi kiranya kita berkenalan. Pergi ke Toko memakai payung, Anak kecil tak pakai baju, Namaku Dina dari Bandung, Siapa dan darimana asalmu ? Sungguh manis rasa durian, Madu asli amatlah kental, Sebelum ajal yang memisahkan, Beri ku waktu untuk mengenal. Asoka layu kembali mekar, Mekar ketika musimnya hujan, Namaku Dini dari Makassar, Siapa namamu, wahai teman ? Penutup Semoga dengan adanya Pantun Perkenalan Pertemanan terbaru ini bisa bermanfaat dan menjadi referensi bagi sahabart semuanya. Mungkin hanya ini dulu yang dapat saya sajikan, semoga bermanfaat. Janganlupa baca juga koleksi pantun yang lainnya dibawah ini.
Adu pantun, Sumber FlickrIndonesia memiliki kebudayaan seni yang sangat beragam, salah satunya adalah pantun. Ini merupakan salah satu jenis puisi lama yang dikenal secara luas di Gawa menjelaskan dalam buku Kebijakan dalam 1001 Pantun, pantun melatih seseorang untuk berpikir tentang makna kata sebelum diucapkan. Pantun mengajarkan bahwa suatu kata bisa memiliki keterkaitan dengan kata lainnya. Selain itu, pantun juga menyampaikan nilai-nilai dan amanat sosial yang bisa dipetik masyarakat. Itu mengapa pantun seringkali digunakan dalam sebuah pergaulan dan acara hiburan. Dalam lingkup sosial, pantun bisa digunakan untuk memperkenalkan diri kepada lawan bicara. Memperkenalkan diri menggunakan pantun dapat membuat suasana menjadi cair jika dilakukan dengan bisa merangkai dan berpantun dengan benar, Anda bisa mempelajari contoh pantun perkenalan berikut diri, Sumber PexelsContoh Pantun PerkenalanBerikut adalah kumpulan contoh pantun perkenalan yang dikutip dari buku Pantun dan Puisi Lama Melayu oleh Eko pagi langsung olahragaNona cantik siapa yang punya?Sayang kayu ditetak-tetakMentak kayu dekat berandaSaya Abdul orangnya kadalBanyak disukai gadis ataupun jandaBuah manggis di tual-tualKami bertiga si bujang lapukAnak keling pulang berobatKalau betul mau bersahabatJangan dibuat setengah hatiBiarlah kita dimarahi emakMinta pantun diberi pantunBilakan air pasang pagi hariManakah saya datang kemariSawah mengering penuh jeramiTidaklah puas di hati kamiHendak bertemu dinda seorangAlangkah puas rasanya hatiJambu dipetik dimakan tamuSudahlah lama saya berharapBaru sekarang bisa bertemuKalau boleh abang bertanyaSiapa nama adik yang cantikBuah Mangga dibungkus rapatPadi di ladang dimakan kudaTapi tidak seperti adindaIkan sepat di dalam karangRasa badan tiada bernyawaSebelum dapat dinda seorang.
berbalas pantun perkenalan dengan teman